The Sounds Project Vol. 9 Umumkan Phase 2 Lineup, Neck Deep dan JET Siap Tampil di Jakarta

The Sounds Project Vol. 9 kembali memanaskan antusiasme penikmat musik dengan mengumumkan Phase 2 Lineup untuk penyelenggaraan festival pada 7–9 Agustus 2026 di Ecovention dan Ecopark Ancol, Jakarta. Pengumuman ini semakin menarik perhatian setelah dua nama internasional dipastikan bergabung, yakni Neck Deep dari Inggris dan JET asal Australia.

Mengusung tema “Beyond Memories”, The Sounds Project 2026 ingin menghadirkan lebih dari sekadar pertunjukan musik. Festival ini dirancang menjadi ruang bagi para penonton untuk menciptakan pengalaman dan kenangan yang membekas bersama musisi favorit dari dalam maupun luar negeri.

Bagi penggemar pop punk, kehadiran Neck Deep menjadi salah satu sorotan utama. Band asal Wrexham, Wales, tersebut dikenal lewat lagu-lagu seperti December, In Bloom, Wish You Were Here, hingga Heartbreak of the Century. Penampilan mereka di The Sounds Project disebut sebagai salah satu agenda spesial di kawasan Asia Tenggara, sehingga diperkirakan akan menarik penggemar dari berbagai wilayah.

Sementara itu, JET siap membawa nostalgia bagi pecinta musik rock era 2000-an. Band asal Melbourne ini dikenal melalui sejumlah lagu ikonik seperti Are You Gonna Be My Girl, Look What You’ve Done, dan Cold Hard Bitch. Kehadiran JET diprediksi menjadi salah satu penampilan yang paling dinantikan selama festival berlangsung.

Selain menghadirkan musisi internasional, The Sounds Project Vol. 9 juga memperkuat jajaran penampil lokal dengan sederet nama besar. Beberapa di antaranya adalah Mahalini, Rizky Febian, Barasuara, Elephant Kind, For Revenge, Juicy Luicy, Pamungkas, The Adams, serta Nusantara Beat, grup berbasis Belanda yang menggabungkan nuansa musik Indonesia dengan sentuhan modern.

Hingga pengumuman fase kedua, penyelenggara telah merilis sekitar 60 nama dari total 120 penampil yang akan memeriahkan festival. Artinya, masih ada puluhan musisi lainnya yang akan diumumkan pada fase berikutnya.

The Sounds Project sendiri telah berkembang pesat sejak pertama kali digelar pada 2015. Berawal dari sebuah acara kampus, festival ini kini menjelma menjadi salah satu festival musik terbesar di Indonesia yang setiap tahunnya menghadirkan ratusan musisi dan menarik ratusan ribu pengunjung.

Founder dan CEO The Sounds Project, Gerhana Banyubiru, menyebut tema Beyond Memories sebagai refleksi perjalanan festival selama lebih dari satu dekade. Menurutnya, setiap penyelenggaraan bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menciptakan momen yang terus dikenang oleh para penonton.

Antusiasme publik terhadap The Sounds Project Vol. 9 juga terlihat dari tingginya minat pembelian tiket. Kategori Early Bird telah habis terjual, sementara tiket Presale 1 Pass masih tersedia dengan harga mulai Rp185 ribu hingga Rp450 ribu, sesuai kategori yang dipilih.

Dengan kombinasi penampil internasional, musisi lokal papan atas, serta konsep festival yang terus berkembang, The Sounds Project Vol. 9 diproyeksikan menjadi salah satu festival musik paling dinantikan di Indonesia sepanjang tahun 2026.

Rekomendasi